(Puisi Rohani) Imaginair : Pengakuan San Koruptor

tahukah pembaca yang ku cinta,
pengkuan sang korutor ketika dlm wawancara?
Berikut penuturannya,
aku ni manusia biasa spt kalian semua,
aku ini ada di mana2,
di instasi2 dan badan usaha milik negara,
aku tdk mengenal dosa,
krn hatiqu tertutup ingin segera kaya,
hukum bagiqu tdk ada,
krn yg menghukumpun dg diriqu sama,
kadang aku tertawa hahaha,
kalau ada kaumqu yg dipidana,
kenapa? Karena lihat aja?
Stlh keluar nantinya msh pny harta,
dan ketika dipenjara,
itu aku anggap sbg penebus dosa,
pokoknya kaumku hdpnya tdk mau sengsara,
tabu bagiku utk hdp menderita,
aku tdk pernah malu walau dimuat dimedia masa,
krn aku pandai putar balikkan fakta,
namun dmk aku pny kelemahan juga,
yi aku tdk bs berbuat bnyak di tmpt yg tdk ada anggarannya,
mk aku akan berusaha,
pindah ke tmpt yg ada dananya.”
itulah penuturan sang koruptor ketika di wawancarai secara imaginair.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan