(Kisah Rohani) Kasihan Si Bleki

PENGANTAR
Ceritera dg judul KASIHAN SI BLEKI. Dan di tulis di dlm catatan yg aqu kelola ini bentuk serta tulisannya panjang, mk bg yg tdk suka membaca sebaiknya tdk usah membaca. Ceritera ini dikuhususkan bg teman” yg suka membaca dimana dlm tulisan tersebut berisi wejangan2 atau petuah yg bermanfaat utk kita semua.. Mkch.
KASIHAN SI BLEKI
“hug..hug..hug..!:
“setan !”
“hug..hug..hug..gherrrrr..hug..hug..gherr !”
“bug !”
“kaing..kaing…kaing…”
“mampus lu ya !”
“knp dg anjing itu ?” tny org tua ber uban pd seserang yg ada di depannya.
“aku gampar, mbah. Habis org gak ada angin gak ada hujan kok jegog terus.” sahut pemuda berpeci itu.
“anjing milik siapa itu ?” tny si org tua beruban itu.
“keliahatannya anjing milik pak Thomas, mbah.” jwb sang pemuda.
“oh..si Bleki, ya memang anjing milik P. Thomas namanya itu. Wow, itu anjing yg sangat galak, kamu hrs hati2 lho kalau lwt depan rmh P. Thomas.” Kata org tua itu menasihati
“benar mbah, memang galak anjing itu. Kapan2 mau tak racun biar tahu rasa. Dan membunuh anjing kan tdk berdsa. Org kena air liurnya sj kt terkena najis kok.” Ancam pemuda itu.
“ada apa ini pak, kok ramai banget.” tanya seseorang yg tiba2 sdh berada di belakang mereka.
“oh…nak Syukur tho, ini lho si Sukri habis gebug anjing milik P. Thomas dan rencana anjing itu malah akan diracun.” Jelas org tua beruban itu.
“kok kamu gebug memang kenapa, mas ?” tanya org yg baru datang itu yg ternyata bernama P. Syukur.
“habis nggak ada apa2 saya dijegogi dan mau menggigit saya, pak. Ya saya gampar aja pakai patahan ranting phon yg kebetulan ada di dekat saya, pak.” Jelas pemuda berpecis yg diketahui bernama Sukri.
“ya jangan begitu mas, kasihan anjing itu, masak akan diracun ?” kata P. Syukur.
“habis, sukanya jegog terus kok , pak. Sampai membuat suara berisik.” Jawab Sukri.
“ya wajar kalau anjing itu jegog atau menggonggong, kalau anjing itu meang meong ya bukan anjing namanya.” Gurau P. Syukur,
“ha..ha..ha..” tawaa org tua beruban yg kmd berkomentar :
“nak Syukur itu lho, sukanya mbanyol (melucu) sejak dulu kok belum berubah.”
“kan memang dmk , pak. Yg namanya anjing sejak aku kecil sampai setua ini ya menggonggong.” Kata P. Syukur.
“betul, tp si Bleki anjing milik P. Thomas itu membuat jengkel org saja. Tdk hanya diriku sj yg mengancam anjing itu, tp pemuda2 disini juga ingin meracun binatang itu.” Tutur Sukri ber api2.
“kalau menurut P. Kromo sendiri bagaimana ?” tny P. Syukur pd org tua beruban itu yg ternyata bernama P. Kromo.
“kalau menurut saya , ya tdk setuju, nak Syukur. Org namanya saja hewan, mana mungkin hewan bs berpikir.” Kata P. Kromo mengomentari.
“kalau hewan itu baik ya kita rawat dan kalau perlu kita lindungi, tp ini hny anjing, kalau kita bunuh ya tdk apa2.” Kata Sukri memotong pembicaraan P. Kromo dn P. Syukur.
“memangnya kalau anjing terus kenapa ?” tny P. Kromo pd Sukri.
“anjing kan binatang najis tho, mbah. Jd kan tdk adaa resiko apa2 kalau kt bunuh.” Sahut Sukri beralasan.
“coba tanya pd P. Syukur, apa benar dmk ?” saran P. Kromo.
“bgmn menurut bpk, betul kan pak bhw anjing adalah binatang najis ?” tanya Sukri pd P. Syukur.
“begini mas Sukri, saya akan cerita tp sebaiknya jangan di jalan, bgmn kalau kita masuk ke dlm rmh mbah Kromo sj ?” kata P. Syukur memberikan saran.
“oh..iya aku setuju, ayo masuk saja, mumpung ini mbah ti (mbah putri atau istri mbah Kromo) ada di rumah. Mbah Ti, tolong bikinkan kopi 3 cangkir, rumah kita ketamuan P. Syukur dan Sukri.” Kata P. Kromo sambil mengajak masuk ke rumah yg kmd memanggil istrinya.
Setiba di dlm rumah P. Kromo langsung mempersilahkan duduk ke 2 tamunya yg juga tetangganya.
‘mari silahkan duduk nak Syukur, hmm..mana kopinya mbah Ti ?” teriak P. Kromo pd isterinya.
“sebentar tho kung (panggilan bu Kromo pd suaminya) .” sahut bu Kromo dari dapur.
“begini ini nak Syukur, keadaan rumah saya, berantakan semua, mklum penghuninya sdh tua.” Kata P. Kromo mengawali perbincangan.
“ya..menurut saya cukup rapi dan bersih, pak. Lha putra putri P. Kromo sekarang pada kemana ?” tnya P. Syukur.
“yang no. 1 diboyong suaminya ke Bontang Kalimantan, yg no, 2 ke Jakarta kerja di kamarintahan. Dulu kan teman sekelas sama si Sukri ini, nak.” Tutur P. Kromo pd P. Syukur.
“kok kamarintah tho, mbah. Yg bener itu pemerintah.” Kata Sukri meralat kata2 P. Kromo.
“lha mas Sukri sekarang kerja dmn ?” tny P. Syukur.
“saya kerja serabutan, pak. Nasib sy tdk seberuntung putra Mbah Kromo.” Jawab Sukri.
“yaa tdk apa2 mas, disyukuri sj.” Hibur P. Syukur.
“mksd sy nanti kalau anak sy pulang kampung, si Sukri ini aku suruh nyangking ke jakarta biar dpt kerjaan di sana.” Kata P. Kromo.
“mbah Kung ini lho kok nyangking, org kok disamakan dg barang suruh nyangking.” Suara bu Kromo yg tiba2 muncul sambil membawa nampan berisi 3 cangkir kopi.
“nah, ini kopinya sdh ada sekarang P. Syukur bs mulai ceramahnya pada Sukri, silahkan diminum, pak.” Kata P. Kromo
“diminum nak Syukur.” Imbuh bu Kromo.
“trmksh bu.” Jwb P. Syukur sambil meraih cangkir yg berisi kopi.
“tadi p. Syukur mau menerangkan tentang anjing yg najis itu, bagaimana, pak ?” kata Sukri menagih janji.
“ya sabar tho Kri. Nak Syukur biar minum dulu.” Sahut P. Kromo.
“ya..ya..ya..mbah.” kata Sukri dg mimik muka yg lucu.
“begini ya mas Sukri, Kanjeng nabi pernah Dawuh :
MALAAIKATU BAITAN FIIHI KALBUN di dlm sebuah Hadits keterangan dr sahabat Abi Tholib yg diriwayatkan oleh ahli2 Hadits yakni :
1. Imam Ahmad bin Hambal
2. Imam Bukhori
3. Imam Muslim
4. Imam Turmuzi
5. Imam Nasai
Hadits ini dinukil dr Kitab Jami’ush Shogir bab huruf lam alif hal 335 yg artinya :
“tdk masuk Malaikat di salah satu rumah itu yg ada anjingnya”. Jelas P. Syukur yg terpaksa berhenti krn dipotong oleh Sukri.
“nah, apa aku bilang, mbah.” Sela Sukri.
“kamu itu diam dulu tho, jangan keburu komentar . Biar nak Syukur menerangkan dulu.” Kata P. Kromo setengah memarahi Sukri.
“saya lanjutkan lagi. Jadi kalau tulisannya KALBUN itu artinya anjing. Kalau QOLBUN artinya hati. Jd Hadits tadi memberitahukan jeleknya mahluk yg namanya anjing. Dan kalau di dlm rumah ada anjingnya , mk Malaikat tdk mau masuk ke dalam rmh tsb. Padahal menrut Alqur’an Surat Qaf ayat 18 yg berbunyi :
MAA YALFIDHU MIN QOULIN ILLAA LADAIHI ROQIIBUN ‘ATIDUN
Yang artimya : “tdk keluar salah satu ucapan kecuali ucapan yg keluar ditulis oleh Malaikat Roqib dan Atid.”
Jd tiap2 mns itu ada 2 malaikatnya, malaikat yg seb kanan manusia namanya Malaikat Roqib dan mencatat amal2 baik mns. Dan malaikat yg sebelah kiri mns namanya Malaikat Atid yg mencatat amal2 buruk mns. Dan catatan itu nanti nya akan menjd proses verbal tiap2 mns dipersidangan maksyaar. Lalu catatan itu nanti dicampur aduk diteliti, dihitung pd yaumul hisab. Ketika perbandingannya yg banyak antara amal baik dan amal buruk, inilah yg dinamakan hisab. Mk seumpama org itu mempunyai anjing dan malaikat tdk mau masuk ke rmh org tsb, mk jk bgt org tsb akan luput dari pencatatan dong kalau dia berbuat tdk baik krn tdk ada malaikat yg mau masuk ke dlm rumahnya. Jd Hadits td jangan diterima secara saklek (letterlux) sj. Sebagaimana tlh kita ketahui bhw Imam Ghozali tokoh tashawuf tingkat dunia mengatakan di dlm kitabnya ‘Ulumuddin jilid 1 bab 5 hal 55 mengulas Hadits tsb yg artinya demikian :
“tdk akan masuk Malaikat ke dlm rumahmu jika ada anjingnya.
Hati manusia itu adalah rumah, dan tempat turunnya Malaikat dan tempat atsarnya sinar Malaikat dan juga tempat tetapnya atsarnya malaikat. Adapun sifat2 yg tercela (sifat2 hati yg rendah) umpanya sifat yg mudah marah, sifat2 yg mengumbar syahwat, uneg2 atau angan2 yg tdk baik, sifat ujub (mem bangga2kan diri) dan sifat2 tercela lainnya itu semua adalah diistilahkan anjing.”
Jd, menurut Imam Ghozali yg dimaksud rmh dlm Hadits tsb adalah bukan rmh2 biasa yg kamu tempati itu, tp yg dimksd rumah disini adalah hati kita. Dan yg dimaksd anjing adlah sifat2 hati yg tercela seperti : sombong, takkabur, hasud / dengki, riya yakni sifat ingin dipuji org lain, sifat ujub yi sifat yg mem bangga2kan hartanya, jabatannya, mem bangga2kan keturunannya, mem bangga2kan amalnya dlsb.
Semua sifat2 tercela tsb mk sinar Malaikat tdk akan mau masuk ke dalam rmh (hati) milik mns. Jd yg dimksd anjing di sini bukan anjing yg kamu gebug tadi. Maka org yg tdk paham akan Hadits, jika setiap ketemu anjing, mk anjing tsb akan digebugi dan bhkn dibunuh. Padahal sebenarnya yg dimksd anjing ya anjing yg ada di dlm hati mns itu. Itu yg kamu gebugi. Mksdnya anjing yg ada dlm hatimu itu yg km gebudi biar pergi dari hatimu.” Tutur P. Syukur.
“nah, sekarang kamu sdh dengar, Kri ? Malah anjing yg di hatimu itu yg sebenarnya digebugi.” Olok P. Kromo.
“ha..ha..ha..ha..digebugi pakai apa, mbah ?” kata Sukri ganti meng olok P. Kromo.
“pakai tausiyah P. Syukur tho.” Jawab P. Kromo.
“waah un tungnya saya belum meracun si bleki tadi. Oh ya pak, lha kalau kita ke jilat anjing kok hukumnya najis, itu bgmn penjelasannya pak ?” tanya Sukri dpd P. Syukur.
“itu makna dhohirnya kalau kita kejilat anjing hrs dibasuh 7 x dan termasuk di dlmnya 1 x pakai debu. Dan makna bathinnya kalau hati kita kejilat anjing (sifat2 anjing) ya digosok 7 lapisnya yg tdk bs aqu wedar di sini, krn itu pelajaran bathin yg ada ruang dan waktunya tersendiri. Yg jelas harus ada ikhlasnya, krn debu itu lambang ikhlas.” Jelass P. Syukur.
“o..o..o bgt tho, chk..chk..chk..baru paham saya, ah..untung Kri..Sukri kamu belum meracuni si Bleki.” Decak kagum dari P. Kromo bgt dengar penuturan P. Syukur.
“kalau dhohir digsk 7 x dan yg sekali pakai debu, lha kalau menggosok bathin 7 lapis itu bagaimana, pak ?” tanya Sukri penasaran.
“digosok dg Laa Ilaaha Illalooh mk sifat2 hati yg tercela tadi akan rontk.” Jawab P. Syukur.
“bagaimana Kri, sdh paham dg apa yg diterangkan leh Nak Syukur.” Taanya P. Kromo.
“paham mbah, tp saya ingin mendapat ceramah lebih lagi dari P. Syukur, kok.” Kata Sukri.
“ uuuh kamu, tadi saja sok suci, sok muslim dan pakai meng ancam2 si Bleki ssegala ha..ha..ha.. Sekarang apa kamu msh dendam sama Bleki anjing milik P. Thomas itu ?” ledek P. Kromo.
“sekarang sdh tdk lagi, kalau tadi kan belum paham mbah.” Jawab Sukri.
“bgmn nak Syukur, kan tdk ke buru2 tho ? Ni si Sukri minta dikasih ceramah lagi.” Kata P. Krmo setengah memohon.
“alaaah mbah Kromo, yg butuh ceramah juga dirinya sendiri kok pakai bawa2 nama saya segala.” Olok Sukri pd rg tua beruban itu. Yg diolok hanya dapat garuk2 kepala sambil merah padam wajahnya.
“baiklah pak, skrg akan sy lanjutkan . Spt yg sering sy ceramahkan dn mngkn kt semua sdh phm bhw Malaaikat itu dijadikan dari cahaya. Dan cahaya itu mempunya sinar , dn semua mns disinari oleh Malaikat. Tp jk hati mns itu kotor dn di dlmnya banyak sifat2 anjing spt yg sy sampaikan tadi termasuk di dlmnya sifat2 mengharap hilangnya nikmat yg didpt org lain, mk hati tsb tdk mungkin bs menangkap sinar Malaikat yg suci. Sinar Maalaikat yg suci yg disinari ktor dn krn beda jenisnya mk tdk bs masuk sinar Malaikat ke dlm hati mns yg kotor tsb. Dan hati yg kotor tsb yg bs masuk hanya sinar syetan. Sebab syetan itu sebangsanyanya jin. Dlm surat Al Kahfi ayat 50 menerangkan :
IBLIISA KAANA MINAL JINNI yg artinya “iblis itu dr golongan jin” kmd diterangkan lg dlm Surat Ar Rohman ayat 115 : WAKHOLAQOL JAANNA MIN NAARI JIN MINNAAR yg artinya : “ dn tlh menjadikan jin dr api yg bercampur racun”.
Jd syetan atau iblis itu diciptakan dr nar api. Dan iblis itu memang sifatnya kibrun, takkabur. Mk api yg kotor sifatnya juga mempunya sinar yg kotor. Dan sinar syetan yg kotor ini menyorot kpd mns. Jika di dlm hati mns ada sifat2 anjing mk api yg kotor itu secara otomatis bersenyawa atau kawin dg sifat2 hati yg kotor td. Dan perkawinan antara sinar syetan yg ditangkap oleh anjing2 maknawi itu akhirnya menimbulkan perbuatan yg tdk baik, timbullah perbuatan jahat. Itulah hasil dr persenyawaan dr sinar syetan dg sifat2 anjing maknawi. Di dlm Surat Albaqoroh ayat 100 diterangkan yg artinya :
“dan syetan2 kafir itu memberi pelajaran kpn mns ilmu sihir”.
Di dlm ayat tersebut ada kalimat Syayaatin itu merupakan kalimat jama’ yg artinya syetan2. Jd kalaau mns ingin mahir ilmu sihir yg masyur, mk hrs berguru kps syetan dan syarat mendaftarnya melalui daftar kafir. Kalau tdk kafir mk tdk akan bisa , krn maha gurunya ilmu sihir adalah syetan2. Jadi cara mendaftar atau syarat utk bs diterima menjadi murid hrs melalui jalan kafir ataom kafaro. Mk itu nanti akan diajari ilmu sihir dan oleh krn syetan itu dr api mk caranya spy cepat persenyawaannya juga melalui perantara api. Mknya org yg belajar sihir itu banyak didepannya ada api. Terkadang lampu di jejer2 dan disamping itu org2 nya berpuasa yakni puasa sehari semalam tdk makan, dan supaya badan panas , kadang dan supaya lebih cepat lg proses panasnya dg disertai puasa mutih. Krn dg puasa mutih mk proses panasnya akan lebih cepat lg. Jk panas tubuh bs seimbang dg temperatur panasnya iblis mk akan ketemu dan akan jadi jagonya ilmu sihir.
Selain cara puasanya td supaya bs menyatu dg karakter iblis kadang dg ada cara2 yg dilakukan yg bertentangan dg akidah keimanan seperti :
– Kalau mandi setiap bulan Syuro
– Membolot (tdk mandi) selama 40 hari.
– Bertapa ngluweng
– Tdk boleh tdr selama sekian hari
– Dlsb.
Semua itu bertujuan agar bertentangan dg kaidah2 keimanan kepada Allah.
Jika sdh bertentangan dg kaidah” keimanan mk secara otomatis kita akan mdh jatuh ke kafir.
Kalau sdh kafir mk kt akan mnjd sekutu iblis kmd stlh mnjd sekutu iblis kmd org yg sdh menjd sekutunya tsb mulai mengumpulkan benda” seperti keris, batu akik dn benda” lain yg di muliakan atau yg dianggap bisa menjdkan org yg memiliki bisa ini dan bs itu sesuai hajatnya. Lalu melalu daya benda” tsb benda” tsb digerakkan oleh iblis utuk tujuan2 yg dikehendaki pemiliknya. Misal untuk menyantet si A, si B dlsb hingga yg di aarah tewas.
Jd ilmu santet, modong, tenung , jenggos itu semua melalui cara2 begitu. Akan tetapi kebiasaan kalau ahli sihirnya perempuan, mk akan lbh mahir lagi drpd dari org laki2, sebab perempuan lbh lemah lagi, jd lebh cepat lagi kenalnya sama syetan. Dan ilmu sihir itu melalui tiupan , dan memang diakui dlm Alqur’an sampai disebutkan :
WAMIN SYARRINAFFAATSAATI FIL UQOD yg artinya “kita meminta perlindungan kpd Allah dr jelek2nya tiupan yg meniup di dlm buhul (di dlm tali yg dibundel )”.
Jd semua ilmu sihir pasti menggunakan itu.” Tutur P. Syukur yg berhenti utk minum kopi buatan Bu Kromo.
“nah Kri, sekarang km dengar sendiri tho penuturan dari nak Syukur bhw puasa mutih itu berbahaya.” Kata P. Kromo mengingatkan Sukri.
“lho, aku pakai do’a-do’a ayat suci Alqur’an kok, mbah.” Tangkis Sukri.
“kalau masalah ayat2 Alqur’an syetan itu sdh ahlinya krn dia itu ahli ibadah yg belum tertandingi.” Sela P. Syukur.
“terus utk menandingi ilmu sihbir itu bagaimana, pak ?” desak Sukri penasaran.
“Allah tlh menurunkan 2 Surat yg khusus digunakan cara menghadapi ilmu sihir itu. Surat tsb adlh Al Falaq dan An Nas. Surat2 inilah yg khusus diturunkan oleh Allah utk menandingi daya ilmu sihir, santet, tenung, modong, jenges dlsb. Jd asal mau mengamalkan 2 surat tsb maka apapun bentuknya ilmu sihir mk tdk akan bisa menang , Itu kalau sungguh2 diamalkan.” Jelas P. Syukur.
“berarti kalau ada org yg kena tenung kmd saya bacakan 2 Surat itu akan sembuh ya, pak ?” tanya Sukri bersmangat.
“ e..e..e..e.. kok enak ngatitut begitu tho Kri..Kri…., kalau memang hanya bgt aku dulu sdh bs menyembuhkan sakit abangku yg terkena santet.” Suara Bu Kromo tiba2 menyela.
“lhoh, kamu ikut ndengerin tho, mbah ?” olok Sukri.
“whaw ya jelass tho Kri, aku ini kalau ada P. Syukur sedang ceramah sayang sekali kalau dilewatkan.” Jawab Bu Kromo sambil memutar susur yg selalu menempel di bibirnya.
“kenapa tdk sekalian duduk di sini, mbah ?” tny Sukri mulai menggoda wnt tua itu.
“bgmn hrs duduk, di sini aku sdg mengawasi ikan pindang utk sarapan mbahmu kakung itu biar tdk dimakan kucing.: jwb Bu kromo.
“ouh..alaaah..mbah..mbah, pindang Cuma satu saja kok diawasi, nggak cucuk !” ledek Sukri.
“ha..ha..ha..ha..” tawa mereka ber sama2.
“sekarang dilanjutkan lagi nak Syukur. Oh iya, diminum dulu kopinya.” Kata P. Kromo memutus ulah Sukri yg menggoda Bu kromo.
“ya terima kasih pak. Kembali ke 2 Surat tadi, jadi kalau blm di amalkan ya tdk ada pengaruhnya apa2. Walau 2 surat itu dibaca 1000 x utk mengobati org yg terkena santet ya tdk ada pengaruhnya kalau blm diamalkan.” Jelas P. Syukur.
“Oh..bgt ya pak ?” respon Sukri agak sedikit kecewa.
“memangnya apa mudah menyembuhkan org yg terkena santet ?” olok P. Kromo pd Sukri.
“Di dlm Surat Al Falaq tsb disebutkan :
WAMIN SYARRI HASIDIN ‘IDZAA HASAD yg artinya “dan minta perlindungan dari jelek2 org hasud ketika org itu hasud atau dengki”.
Memang sifat hasud itu suatu sifat yg membahayakan, mknya sampai kita minta dilindungi dari hasudnya org2 yg hasud. Ayat ini menerangkan kalau sifat hasud itu gandeng dg sihir. Kalau sdh hasud mk sakit hatinya, kmd stlh itu usaha ber macam2 cara utk menjatuhkan org2 yg dihasudinya. Berhubung tdk bs menyihir sendiri, mk meminta pertlongan kepada dukun atau tukang sihir dan berkata kdp sang dukun :
“sdhlah berapapun besar biayanya tetap aku bayar, asal si A bisa roboh. Entah roboh ekonominya, roboh kedudukannya dan pokoknya roboh dan tdk punya kekuatan lagi.”
Sampai sebegitunya ilmu sihir. Kalau org kafir mempunyai tenaga ghoib jahat yg tersimpan di dlm dirinya adalah Iblis dan Syetan2. Mk bgt juga org mukminpun di sediakan tenaga ghoib yg tinggi yg tersimpan di dlm dirinya adalah Malaikat. Kalau memang org kafir bs menggunakan tenaga syetan yakni tenaga jahat dan org mukmin tdk bs menggunakan tenaga malaikat, ya jelas org mukmin akan kalah. Tapi yg lucu lagi org Islam minta tolong kpd org kafir, bahkan belajar ilmunya org kafir. Kalau benar terjadi berarti ya Islam2 an. Jd modelnya ilmu sihir itu persenyawaan dan rhs yg bgt itu yg pegang peranan penting baik itu masalah daya jahat maupun masalah daya baik. Dan yg dipentingkan utk menuju sasaran yaitu :
1. Tiupan
2. Gambar
3. Nama
4. Persenyawaan
Empat itu tadi yg memegang peranan penting. Kalau angin saja bs diorganisir sbg con toh utk mengisi ban truk tronton, mk besar kekuatan di dlm amalan puasa selama beberapa hari yg ditentukan itu juga belajar mengorganisir, mengisis daya ilmuanya malaikat. Dan jika sdh mengamalkan itu ya trs diisi dg daya malaikat seperti ban rohani yg ada pd kita kayak contoh ban truk tronton tadi. Agar ban rohani kita tdk kempes.
Kalau ban ruhani kita kempes ya tdk bs utk mengimbangi daya sihirnya iblis tadi.” Tutur P. Syukur.
“itu amalan apa ya pak ?” tanya Sukri ingin lbh detail.
“oh..iya, kamu blm paham itu.” Sahut P. Syukur spt ingin menghindar.
“Sukri itu kalau ada amalan2 yg berkaitan dg ilmu kanuragan kan langsung getol bertanya.” Kata bu kromo menimpali dg suaranya yg pletot2 krn sambil mengulum tembakau susur.
“hayaaah.. itu tembakau susurnya dilepas dulu lah .” ledek Sukri.
“maaf ya nak Syukur, mbah Ti (mbah Putri) ini kalau sama Sukri selalu resek terus. Ada sj yg dipersoalkan he..he..he…” kata P. Kromo agak sungkan dg tamunya itu.
“tdk apa2, pak. Tp sy yaqin mas Sukri anak baik kok.” Hibur P. Syukur.
“Oh..pak Syukur itu bs aja, oh..iyaa pak, apa betul sih bhw Iblis itu asalnya dari malaikat ?” tanya Sukri menggunakan kesempatan mumpung bertemu pd org yg dianggap menguasai bidangnya.
“Malaaikat itu dzatnya dicipta dari cahaya dan Ibliss diciptakaan dari api. Keduanya memng mahluk ghoib, hanya saja kalau malaikat itu tdk ada laki2 dan tdk ada perempuan. Sdgkan Iblis ada laki2 dan ada perempuan. Malaikat tdk mempunyai anak, kalau Iblis mempunyai anak cucu. Tetapi mayoritas ada yg menafsiri bhw Iblis itu asalnya dari malaikat. Dan Iblis itu pernah di Surga. Mk kalau kita berharap masuk Surga itu sdh kedahuluan sama Iblis.
Dlm Al Qur’an disebutkan :
WA IDZQULNAA LILMALAA IKATISSJUDUU LI AADAMA FA SAJADUU ILLAA IBLIIS (Al baqoroh / 34) yg artinya : cobaa kamu cari sendiri.” Kata P. Syukur tanpa menerangkan artinya.
“wah, knp tdk diterangkan artinya sekalian, pak ?” protes Sukri agak kecewa.
“ayyach.. cukyi nyi..cukang nyeyel owh.” Ceteluk Bu Kromo tdk jelas krn mulutnya tersumpal dengaan tembakau susur.
“mbah Ti ini lho, kalau bicara susurnya jangan dibiarkan nyantol di bibir. Di taruh di dlm dompet gitu lhoh biar ngomongnya tdk kayak orang ideot ha..ha..ha..ha.” kembali Sukri meledekin bu Kromo.
“cak uyey2 camu baayu cau yaca ( aku uyel2 kamu baru tahu rasa).” Ganti bu Kromo menggoda dan melangkah menuju ke arah Sukri.
Melihat bu Kromo melangkah menuju ke arah dirinya, Sukri segeraa bergegas utk menghindar cubitan bu Kromo. Suasana agak ribut krn ulah Bu Kromo yg kejar2 dg Sukri.
“ah..ini apa2 an tho ? Kok kayak anak kecil semua !” bentak P. Kromo.
Karena bentakan P. Kromo akhirnya Sukri dan Bu Kromo kembali ke kursinya massing2. Dasar Sukri, sdh dibentak P. Kromo msh sj cengengesan meledek bu Kromo.
“nanti kalaau tdk diam, kalian akan aku kawinkan sekalianlho, mumpung di sini ada P. Syukur.” Ancam P. Kromo.
“memaangnya kita ini ayam ya Kri , kok terus mau dikawinkan qiqiqiqiqi.” Sahut bu Kromo dg susur yg msh tetap menempel di bibirnya.
“dilanjut lg nak Syukur.” Kata P. Kromo mengalihkan gurauan Sukri dan Bu Kromo.
“baik pak. Jd berdasarkan ayat tadi banyak org yg mengatakan bhw iblis itu asalnya dari malaikat yg membandel. Tp tdk semua org yg berpendapaat dmk. Kalau di dlm kitab tafsir Mafatiful Ghoib disebutkan bhw :
AHTSIRUL FUQOHA yg merupakan kitab kebanggaan sebag ulaamaa Feqih, mengatakan bhw Iblis itu asal muasalnya Maalaaikat.
Jd saya ulangi lagi, bhw yg dimksd rumah dlm hadits yg tkh saya sebutkan di muka taadi adalah hati kita . daan yg dimaksd malaikat tdk mau masuk ke dalam ialah sinar Malaikat itu tdk ditangkap oleh hati, yg mana hati itu msh banyak sifat2 anjing tadi.
LAA TAKHULUL MALAA IKATU BAITAN FIIHI KALBUN
Tp berhubung salahnya ahli dhohir dlm memahami Hadits tsb maka ya itu tadi kejadiannya kayak yg dilakukan leh M. Sukri sampai mau meracuni si Bleki, anjing milik P. Thomas. Ini banyak sekali org2 yg ingin membunuhi anjing2 yg tdk berdosa. Ada yg dg cara onde2 yg didalamnya dikasih jarum lalu diberikan kpd anjing yg akan dibunuh. Ada juga yg kalau ketemu dg anjing kmd disiram dg air panas dsb. Ini namanya pemahaman org yg mengaku Islam tp cara masuk ke Islamnya dg cara jebol tembok. Ya bgt itu jadinya.” Tutur P. Syukur.
“O..o..o..bgt ya nak yg sebenarnya. Massya Allah, untung Kri, kamu belum meracuni si Bleki.” Kata P. Kromo sambil nepuk2 punggung Sukri.
“nyah…icu ji dengerin Kri (nah..itu di dengerin Kri).” Imbuh bu Kromo ddg susur tetap menempel.
“ya..ya..ya, mbah.” Jawab Sukri.
“jadi, anjing2 yg wujud hewan itu diburunya , dipukuli bhkan ada yg sampai dibunuh tp tdk tahu bhw anjing yg ada di dlm hatinya malah dibiarkan tumbuh gemuk.”
INNALLOHA LAA YANDHURU ILA SHUWARIKUM WA AJSSAAMIKUM WALAKIN YANDHURU ILA QULUUBIKUM WA A’MAALIKUM
Artinya :
“sesungguhnya Allah tdk melihat bentuk lahirmu dan jasmanimu tp melihat hati dan amalmu”.
Jd hanya hati dan amallah yg dinilai oleh Allah Ta’ala. Di luar itu tdk termasuk dalam penilaian. Oleh sebab itu kt hrs memperhatikan , memusatkan perhatian kita pd 2 soal itu. Yakni hati kita daan amal kita.
Tp kebanyakan hati dibiarkan saja, banyak hal2 yg tdk dinilai oleh Allah malah yg diperhatikan sungguh2. Ya sia2 lah yg dmk itu. Mk tdk akan lengkap org Islam kalau tdk mengetahui hakekatnya ajaran Islam, bl tdk dipelajari melalui ilmu tashawuf.” Tutur p. Syukur.
“lha kalau secara dhohir jk adaa anggauta tubuh kita dijilat anjing itu trs bagaimana, nak Syukur ?’ tanya P. Kromo.
“dlm sebuah Hadits, kanjeng Nabi dawuh yg artinya begini :
“cucilah salah satu wadahmu kalau wadahmu itu dijilad anjing. Cucilah 7 x salah satu dari 7 cucian itu campurlah dg debu (tanah).”
Jd seumpama kt mempunyai ember atau piring yg dijilat anjing mk menurut hadits tsb cara membersihkannya hrslah ember atau piring tsb di cuci 7 x dan salah satu dari 7 x tsb boleh yg pertama atau tengah aataau yg akhir hrs dicampur dg tanah. Meskipun kita cuci 10 x atau 15 x kalau tdk dicampur dg tanah , mk tetap tdk sah.’ Jwb P. Syukur.
“kalau kita mencucinya diganti dg saabun atau dg karbol atau kreolin supaya bakterinya dari nilataan anjing tsb bersih, kira2 boleh tidak, pak ?” tanya Sukri ingin lbh detail.
“jawabnya tdk boleh, ya tetap hrs dicuci dg air 7 x dan salah satunya hrs dicampur dg debu atau tanah. Dan apbl hal itu sdh dilakukan, lalu bila msh takut atau khawatir ada bakteri, bolehlah kita memakai karbol ataau kreolin asal perintah mencuci 7 x salah satu dicampur dg debu atau tanah sdh dilakukan. Makaa ya sah2 saja. Hal yg dmk itu memang sdh diatur oleh Hadits tsb. Memang ada rahasianya. Jd utk mencuci jilatan anjing hrslah memakai / menggunakan 2 zat yaitu ; 1. Zat tanah dan 2 zat air.
Kalau kt wudlu mk kita menggunakan zat air saja tdk usah menggunakan zat tanah. Dan kalaau seumpama air tdk ada maka boleh tayamum. Mandi jinabat dg tayamum juga boleh tp tdk menggunakan air. Akan tetapi bila bila utk menghilangkan jilatan anjing, mk hrss menggunakan 2 zat yakni zat tanaah dan zat air. Tanah dan air ini kalau dicampurkan menjadi satu maka bhss Arabnya ATH-THIN.
WALAQOD KHOLAQNAL INSAANA MIN SULAALATIN MIN THIN (Al Mukminuun ayat 12).
‘dan kami jadikan manusia dari saripati dari thin”.
Jiakalau kena jilatan anjing mk mencucinya sampai 7 x dan konstan dan hrs memakai air dan tanah. “
Lalu kalau dlm diri terkena jilatan anjing maaknawi seperti dengki, iri, dendan, hasud dlsb bagaimana cara mencuccinya , Mas Sukri ?” tanya P. Syukur pada Sukri.
“wah, bgmn ya ? kalau yg jilad mbah Kromo mudah saja saya mencucinya rg hanya kena dubang saja he..he..he.” jawab Sukri sambil melucu.
“camu icu yo, jicanya pak Cukyuy cok cenyenyecan ( kamu itu ya, ditanya P. Syukur kok cengengesan.” Celetuk Bu Kromo sambil mengulum susurnya.
“nah..nah..susurnya masih nemplok kok untuk ngomong. Bahasa cengebgesan itu apa, mbah ?” ledek Sukri.
“ha..ha..ha.: kembali semua pada tertawa dengar 2 org itu.
“ha..ha..ha.., apa mencucinya bisa pakai air, pak ? Atau pakai debu di gosok2 kan di dada ?” tanya Sukri sambil menahan tawanya.
“kalau itu yg k lakukan mk spt org gila. Utk membersihkan diri dari jilatan2 anjing maknawi yakni kita harus memakaai sifat2 tanah daan kita juga hrs menggunakan sifat2 air. Jd bukan memakai zatnya tanah dan zatnya air. Melainkan memaakai sifat2 nya tanah dan sifat air.” Jelas P. Syukur.
“lha sifat2nya tanah itu apa dan sifat2 nya air itu juga apa, nak ?” tanya P. Kromo.
“sifat2 nya tanah diantaranya ialah :
1. Tawadl yakni merendahkan diri bkan spt sifatnya api yg takkabr. Itu.
2. Dermawan, kita meletakkan satu butir padi ditanah mk 3 blan kmd akan dikembalikan oleh tanah 700 butir padi pd kita. Dlm Alqur’an disebutkan :
“FAKULLISUBULATIMI ATU HABBAH”
Jd sifattanah adalah dermawan, tdk bersifat bakhil dan bathil. Krn sifat bakhil dan bathil itu sifat2 yg dimiliki oleh anjing.
1. Kaya. Tanah itu mempunyai sifat kaya akan ttp tdk takkabur. Apa yg tdk ada kandungaannya dlm perut bumi ? Di dlm perut bumi ada emas, perak, bensin, besi, timah dlsb. Jd tanah itu makhluk yg kaya tp tawadl dan tdk takkabur, tdk sombong, tdk kementhus (jawa). Kita hrs mempunyai sifat itu.
Jd kalau kita :
– Pinter tp tdk keminter, kalu sugih tp tdk sumugih, kalau bagus tdk gembagus, kalau ayu tdk kemayu, kalau kita sdg mnjd murid ya jangan menggurui. Walau mingkin gurunya bodoh. Murid ya tetap murid.
1. Tenang. Sifat tenang itu sifat dimana kita tdk goncang oleh peristiwa apapun juga. Harta datang tdk kaget dan harta pergi juga tdk ditangisi. Susah senang hatinya tetap stabil.
Coba kita angan2 bhw mns seluruh bumi ini yg jumlahnya 1 milyard lebih, drmn air yg dimasukkan ke kerongkongan mns yg berjumlah 1 milyard lebih itu ? Dan itu setiap hari. Kan ya dr bumi. Ibu bumi, ibu pertiwi. Dan banyak yg ditimbulkan dari tanah itu. Dari tanahlah ada jagung, padi, pisang, anggur dll. Itulah sifat2 tanah atau bumi. Dan msh banyak sifat2 atanah yg lain yg tdk sy sebutkan satu per satu.. kalau kita memakai sifaatnya tanah mk jilatan aanjing maknawi itu akan hilang dari diri kita.” Tutur P. Syukur yg berhenti sejenak utk minum kopi di cangkir.
“kalau sifatnya air, pak ?” tny Sukri tdk sabar.
“ya sabarlah, biar nak Syukur minum dulu. Kamu itu jadi org kok tdk sabaran.” Sergah P. Kromo.
“ya..ya..ya mbah. Maaf.” Jawab Sukri tersipu malu.
“adapun sifat2 air di antaranya ialah :
1. Air itu mengandung sifat hidup. Di dlm Al Qur’an urat Al Anbiya/30 menerangkan yg artinya dmk : “dan Saya jadikan segala sesuatu g hidup dr air”.
Jd air mempunyai sifat hdp dan memang utkhdp.
1. Air mempunyai sifat suci dan mampu untuk mencucikan barang lain yg kotor. Jd ada suci tp tdk bs mensucikan dan ada yg suci tp bs mensucikan.
Contohnya kuah sayur, teh botol dll itu suci. Buktinya bs dimasukkan ke perut. Tp tdk bs utk mensucikan. Seumpama ada org yg kena kotoran ayam tdk mungkin disuyikan dg kuah sayur atau teh botol. Cara mensucikaannya pasti dg air.
Jd air bs mensucikan barg lain yg kotor. Dan air yg bs mensucikan brg lain yg kotor itu disebut air mutlak. Dan brg lain itu seumpama sarung yg kena najis itu namanya mutanajis. Dan kotorannya (kotoran ayam misalnya) disebut najis. Dan yg dicuci itu mutanajisnya bukan kotoran ayamnya. Kalau kotoran ayam di apa2 kan ya tetap kotoran ayam. Krn dzatnya itu dzaat kotoran.
Dan air itu juga utk menghilangkan dahaga, air itu hidup dan utk menghidupkan.
Taanaah yg mati jk disiram air mk tanah tsb akan menjd hidup. Dan hidupnya tanah akan menghidupi benih2 yg ada di dlm tanah lalu kmd muncul ke permukaan bumi ber macam2 tumbuhan. Dan tumbuh2 an pun :
– Ber macam2 namanya
– Ber macam2 warnanya
– Ber macam2 rasaanya
– Ber macam2 khasiatnya
– Ber maacam2 cara hidupnya
– Ber macaam2 bentuknya dlsb.
Dan buahnya pun ada yg berduri, ada yg ber air, ada yg keras , ada yg lunak. Ada yg bs dimakan, ada yg tdk bs dimakan tp bs utk pakaian (kapas, randu). Semua itu dr kemurahan tanah. Dan tanah itu tdk minta dipuja oleh mns. Jd tanah itu dermawn sifatnya. Dan 2 dzat yaitu dzat tanah dan dzat air itulah yg mampu mensucikan jilatan anjing seperti yg diterangkan dimuka tadi. Itulah yg mampu mensucikan dari jilahatan anjing dhohir tadi. Dan sifatna 2 dzat itu tadi utk mensucikan jilatan aanjing maaknawiyah. Kalau anjing maknawi kita biarkan saja mk akaan menjadi gemuk, dan itu akan membahayakan. Coba kita angan2, kalau tanah dan air itu digabungkan menjd satu mk bhs Arabnya “ATH THIN” Tanah dan air.
Rosululloh SAW dawuh dlm sebuah Hadits :
QOOLA ROSULULLOH SAW : HUBBUL WATHONI (THIN) MINAL IMAN yg artinya : “cinta tanah air adlh sebagian dari iman”
Iman adlh pangkal pokok dari agama, mk kalau bgt cinta tanah air pun adalah perintah agama. Kalau org tdk cinta tanah airnya berarti tdk cinta kpd dirinya, krn asalnya dari tanah dan air.” Tutur P. Sukur mendetail.
“wah, ini td gara2 di Bleki akhirnya kt dpt pelajaraan dr yg banak dr P. Syukur.” Celetuk pak kromo.
“itu semua kan krn saya tho mbah, hrsnya aku dpt hadiah.” Kata Sukri tak mau kalah.
“ya choh minca hajiyah, memangnya kenyapa Kyi ? (ya toh minta hadiyah, memangnya kenapa Kri ?).” sela bu Kromo sambil memutar susurnya. Dipinggir bibirnya.
“kan gara2 saya di jegoh anjing P. Thomass yg bernama Bleki itu akhirnya P. Syukur kasih ceramah tho mbah.” Jawab Sukri.
“kayau gicu nyih acu kacih hajiyah uyeg ( kalau bgt aku kassih hadiah uyeg / mksdnya diuyeg kepalanya).” Gurau Bu Kromo saambil melangkah menuju tempat duduk Sukri. Tp blm sempat sampaai ke tempat duduk Sukri sdh dibentak oleh P. Kromo.
“mulai lagi !” bentak P. Kromo.
“ini lho mbah Ti duluan yg mengawali. Org aku juga diam saja gitu lho.” Sahut Sukri berdalih.
“dilanjut lg nak Syukur.” Pinta P. Kromo pd P. Syukur.
“baik pak. Jd org yg cinta tanah air itu sama artinya dg cinta pd diri ssendiri. Krn cinta tanah air itulah banak patriotik2. Dan cinta tanah air ada yg cinta palsu dan ada yg tdk palsu. Artinya benar2 cinta pd tanah aairnya kalau ada org yg ngomong : cinta tanah air ! cinta tanah air ! tptdk patriotik itu cinta tanah air palsu atau munafik. Kt ngomong daan bhkn berteriak mengenai cinta tanah air hrs paham. Jd tdk hanya ngomong cinta tanah air saja. Tp sifaat tanaah dan sifat air itulah yg hrs kita pakai. Sebab dg jalan tsb mk ruhani kita bersih dari anjing2 maknawi yg ada pd diri kita shg tdk serakah lagi. Tdk punya keinginan utk korupsi. Krn org yg korupsi itu pd dirinya ada sifat serakah. Daan sifat yg dimiliki oleh anjing. Dlm Al-Qur’an surat Al Arof ayat 176 kalau sy tdk lupa menerangkan dmk : WATTABA’A HAWAAHU FAMATSALIL KALBI INTAHMIL AALAIHI yg artinya : “org2 yg mengikuti hawaanya itu spt anjing. Jk kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jk kamu membiarkannya diaa mengulurkan lidahnya”.
Jd anjing itu sifatnya kalaau dipangkuan majikannya dia melet kalau ditinggal diaa juga melet. Kenyang melet, lapar pun juga melet. Melet harta benda seluruh proyek2 pemerintah. Seumpama seluruh proyek diberikan semuanya kpd org2 yg punya sifat anjing itu mk dia tetap msh kurang saja terus. Seandaina itu wujud jabatan dia ingin segera mendapat jabatan yg lbh tinggi tnp berpikir apakah dia sdh pantas atau blm memegang jabatan tsb. Memaang semangat utk mengejaar prestasi utk dpt jabatan yg lbh tinggi itu asal ditempuh secara wajar itu tdk bertentangan dg perintah Allah. Tp semaangat agar segera mendapat jabatan yg lbh tinggi dibanding lainnya itualah yg dinamakaan thomak. Dan in i juga ada sifat2 anjingnya.” Tutur P. Syukur.
“kok bs bgt ya nak Syukur ?” tny P. Kromo.
“ya pak. Krn org yg dmk itu di dlm hatina mdh iri atas keberhasilan org lain,. Kalau sdh iri akhirnya tumbuh dengki, dan kalau sdh dengki kmd berusaha menghasud, memfitnah dll. Dan jk blm bs melampiaskan rasa dengki dan bencinya akhirnya msh tersimpan di dlm hati dan ditaruh ke dlm lemari dendam. Jd lemari dendam itu isinya ber macam2 keburukan dan tdk ada kebagusannya. Kalau sdh dmk bgmn cahaya Malaikat bs masuk ? Org kalau sdh menyimpan dendam itu sulit utk disembuhkan. HATTA ZURTUMUL MAQOOBIR sampai dia masuk ke liang kubur. Kalau di kubur nanti dia dipukuli oleh Malaikat Munkar dan Nankir baru selesai dendamnya. Dan di akherat dendam, dengki, iri dsb itu dikelupas di neraka jahanam. Di situ dijadikan pesakitan akherat.” Tutur P Syukur.
“Naudzubillahimindzalik.” Celetuk Sukri.
“camu aycinya njak cih chok nyomong begicu ? (kamu paham artinya tdk kok ngomong bgt?) .” ledek Bu Kromo pd Sukri.
“kamu itu ngomong apa sih mbah ? Lama aku kok tdk paham dh omongannya mbah Ti (mksddnya Bu Kromo).” Balas Sukri.
“Caau njak mujeng yay di uyeg2 tho Kyi. (kalau tdk paham ya di uyeg2 tho Kri).” Ancam Bu Kromo.
“Oh..iya nih minumnya sdh habis, biar ditambah lagi ya pak Syukur.” Tawar P. Kromo.
“sdh tdk usah pak. Terimakasih. Dan saya juga akan mohon pamit berhubung sdh siang, pak.” Berkata dmk P. Syukur lgsg berdiri utk menyalami mereka.
“ah…kok buru2 tho ? Ya sdh brgkl ada keperluan lain dan maaf merepotkan nak Syukur.” Kata P. Kromo penuh ramah.
Tdk aapa2 pak.” Jwb P. Syukur yg terus berpamitan utk pulang yg di sambut penuh perhatian oleh Sukri, P. Kromo dan Bu Kromo.
TAMAT.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan