(Kisah Rohani) Omongan Adalah Do’a

salam bahagia untuk pembaca yang setia
semoga kita semua dlm keadaan sehat sentosa,
ada yg perlu kita renungkan bersama,
tentang omongan yg sering kita ucapkannya,
perlu kita ketahui bhw omongan itu adalah doa,
tidak percaya ?
mari kita ambil contohnya,
jika dlm bergaul di dlm masy yg ada disekitar kita,
kemudian yg kt omongkan selalu ttg keburukan tetangga,
maka tanpa kita sadari kita tlh berdo’a agar Allah menurunkan derajad kita,
kenapa koq bisa ?
karena orang-orang yg ada dilingkungan kita akan menilai kita,
bahwa mulut kita adalah ember istilahnya,
dan dg dmk diri kita menjadi rendah dihadapan mereka,
oleh sebab itu hati2 lah dlm kta berbicara,
ada contoh lainnya,
yangg baru-baru ini kami mengalaminya,
ada salah seorang saudara,
yg terkena penyakit gula,
dan pola makannya tdk diköntrolnya,
jika diingatkan dg enak dia menjawabnya,
“ah gak apa-apa, makanan enak koq ditolaknya. Kalau toh mati ya hrs diterima.”
tdk berselang lama,
dia alami koma krn kambuh sakitnya,
hinggga menjelang ajalnya hanya dlm tempo singkat saja
yang mmbuat orang-orang hampir tidak percaya,
dengan apa yg disaksikanny,
itulah bukti bahwa omongan adalah doa.,
demikian renungan kita,
semoga ada manfaatnya.

Comments

comments

Tinggalkan Balasan